excellent

Bagaimana kalian menilaiku??

Hidup itu penuh tanda tanya, kita tak pernah tahu apa yang akan tejadi setelah ini, bahkan beberapa menit setelah ini, lantas bagaimana kita menyikapi setiap misteri di dalamnya?

Hanya ada satu hal, lakukan yang terbaik yang bisa kalian lakukan saat ini, tekadang aku ingin sekali mengabaikan diriku, dan mencoba melihat kalian, seperti apa aku di mata kalian, seperti apa aku di mata keluargaku, bagaimana mereka melihatku, bagaimana aku akan mereka kenang, begitupun di mata sahabat-sahabatku, dimata sanak familyku, di mata adik-adikku, bahkan di mata orang yang tak pernah menyukaiku, seperti apa kelak aku akan dikenang, apakah seperti matahari yang bersinar atau mungkin malam yang pekat, aku tidak tahu, semuanya masih tanda tanya, dan sayangnya aku harus peduli pada hal yang satu ini, ingin rasanya aku menjadi pelita, bagai andromeda yang bersinar bagi mereka semua, tapi semakin aku menyalakan sinarku selalu saja hitam dalam diriku menjadi semakin besar, dan setiap dari mereka tentunya punya sudut pandang yang berbeda tentang segala hal termasuk tentang aku, dan itu adalah hak mereka untuk menilai dan seperti apa mengenangku, hal ini sangat bertolak belakang dengan logika-logika dan ilmu pasti yang selama ini aku gemari, karna tak ada yang pasti dalam hal ini, semuanya misteri dan tanda tanya besar, akankah aku dikenang bagai plato, aristoteles, socrates atau ilmuan-ilmuan besar lainnya, atau layaknya para penulis dan sastrawan, bahkan mungkin sebagai para ‘penjahat’ sekelas, mussolini atau hitler, atau setidaknya itu lebih baik daripada semua berlalu dan hilang begitu saja bagai asap ditelan langit, tak ada kenangan karna memang tak pantas dikenang, menjadi catatan kaki yang terbuang, benar-benar usang, hanya sampah, akankah demikian, aku harap tidak, aku harap ada setitik kata yang sempat aku gores dalam ingatan mereka yang pantas mereka kenang kelak, meski hanya untuk mereka simpan sendiri tak untuk dibagi, entah karna memang tak pantas diceritakan atau mungkin terlalu berharga untuk dibagi, sekali lagi entahlah,,

Sempat aku berpikir setelah semuanya terlewatkan maka semua itu juga usai, mengabaikan sejarah, tapi aku salah, serajah itu penting,  bagaimana kita tahu orang-orang hebat, bagaimana kita tahu perjuangan orang tua kita, bagaimana waktu membentuk karakter sahabat kita, bahkan kapan kita dilahirkan pun hanya sejarah yang mampu menerangkannya, sederhana, tak perlu istimewa atau terlihat wah tapu setidaknya kita punya sejarah di mata orang-orang yang kita kenal, bukan menjadi cerita bualan yang terabaikan dan dilupakan, dan semuanya baru dimulai, lantas bagaimana dengan yang telah terlewatkan? Semuanya itulah yang menjadikan aku, kamu, dan kita saat ini, setiap kita punya cerita yang pantas dikenang, tentang tawa, tentang harapan, tentang luka, tentang pilu, tangis kita hari ini akan membuat kita tersenyum kelak kala mengenangnya, dan tawa kita hari ini akan kita tangisi kelak saat kita tak lagi sanggup berjumpa, semua tentang kejayaan kita yang kita banggakan saat ini juga kelak akan membuat kita berpikir panjang kemudian tertegun dan berucap ‘seperti itukan aku dulu?’, setiap keangkuhan kita sekaran kelak akan membuat tangis penyesalan.

Begitu naif, begitu memilukan, saat aku melihat bahwa aku hanya meninggalkan kenangan getir untuk mereka, kenangan yang tak membuat mereka tersenyum kala namaku terlintas di benak mereka, hari ini hati ini akan memulainya, bukan dengan menghapus kenangan pilu itu, bukan dengan menggantinya dengan yang baru atau membuat mereka melupakannya, tapi dengan memberikan warna baru yang mungkin akan lebih membuatnya terlihat sedikit lebih indah, mungkin, karna aku tak pernah tahu apa yang terlintas di pikiran, mereka, memang tak pasti tapi aku tak punya alasan untuk tidak mencobanya.

Share

3 thoughts on “Bagaimana kalian menilaiku??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *