Meriahnya Festival Cheng Ho Semarang

Semarang merupakan kota terbesar kelima di Indonesia, kota ini menyimpan banyak sekali keindahan alam, tempat wisata, kuliner serta keaneka ragamannya. Bahkan kota ini memiliki julukan sebagai kota Lumpia. Banyak sekali tempat wisata yang sangat menarik ada di ibu kota provinsi Jawa Tengah ini diantaranya ada Lawang Sewu, Klenteng Sam Poo Khong, Pagoda Avalokitesvara dan juga ada Masjid Agung Jawa Tengah yang terkenal dengan keindahan menaranya serta masih banyak tempat menarik lainnya.
Pariwisata dikota Lumpia ini memang sangat berpotensi sekali untuk dikembangkan, apalagi akses menuju kota ini sangat mudah dan tak perlu diragukan lagi, berbagai penunjang pariwisata juga sangat banyak disana mulai dari homestay, losmen guest host hingga hotel berbintang juga banyak ditemukan di kota ini, bahkan unsure 3A-nya (Atraksi, Amenitas, Aksesbilitas) Semarang sudah tidak perlu diragukan lagi.

Pada bulan agustus kemarin kota Semarang kembali menarik perhatian wisatawan, karena dikota ini ada pagelaran budaya yang sangat bagus dan sayang untuk dilewatkan yaitu Festival Cheng Ho, acara ini merupakan event tahunan yang ada di kota Semarang, yang di gelar pada tanggal 9 sampai dengan tanggal 19 agustus 2018, bahkan acara ini sudah masuk dalam list 100 Wonderful Events Kementerian Pariwisata tahun 2018.

Festival Cheng Ho adalah salah satu festival utama di kota Semarang, dan banyak ditunggu oleh para wisatawan, dalam festival ini sajian utamanya adalah akulturasi budaya Tionghoa dengan budaya Jawa, dimana Barongsai dapat bersanding manis dengan Jathilan atau Gamelan yang digunakan untuk mengiringi lagu-lagu mandarin. Selain itu, diacara ini juga ada beberapa lomba yang disuguhkan untuk membangun keakraban seperti lomba fotografi, dan lomba mewarnai untuk anak-anak, Festival kuliner juga tersedia disini yang menyajikan berbagai macam kuliner nusantara dan Chinese food, serta juga ada bakti social seperti Sunatan Massal yang digelar oleh Yayasan Sam Poo Kong.

Prosesi Festival Cheng Ho ini diawali dengan Ritual Sembahyang di Klenteng Agung Sam Poo Kong Semarang, setelah itu juga ada acara Cheng Ho Night Fest yang memeriahkan acara ini, berbagai kesenian dari berbagai suku dan agama ditampilkan, selain itu nantinya juga akan ada sajian yang tidak kalah bagusnya yaitu arak-arakan Patung Dewa sambil diiringi dengan atraksi budaya Tionghoa dan juga ada panggung kesenian yang sangat keren.

Dalam Festival Cheng Ho ini menampilkan sejarah yang dikemas dalam story line yang bisa memancing para wisatawan untuk hadir. Acara ini dibuka dengan Welcome dance dan drama klosal, ada juga tarian 1000 tangan yang dibawakan oleh Prima Dancer. Namun yang paling menyita perhatian adalah perayaan Sam Poo Tay Djien yang isinya adalah kirab patung Dewa. Kirab atau arak-arakan ini dilakukan dari jam 05.00 Wib tepatnya di hari minggu tanggal 12 Agustus 2018 dengan jalan kaki sesuai rute yang telah ditentukan.

Pagi jam 05.00 (jalan kaki) :
tay kak sie – gg.warung – kranggan timur – kranggan barat – depok – pemuda – tugumuda – soegijapranata(ps.bulu) – jembatan banjirkanal – bojongsalaman – simongan – sam poo kong

Siang jam 12.00 (naik truk) :
sampokong – simongan – kaligarang – dr.sutomo(kalisari) – tugumuda – imam bonjol – piere tendean – thamrin – sutoyo – kp.kali – mataram – pringgading.

lanjut jalan kaki :
Pringgading – kimangunsarkoro (TNBB) – karangsaru – mataram (Grajen) – jagalan (HooHap-TGT) – kapuran – kali inspeksi – sebandaran (HWK-SHK) – kali inspeksi – wotgandulbarat (KanjengSlamet-depan sma KD) – wotgandul timur (SHB) – gg.baru – gg.cilik (HHB) – gambiran – gg.pinggir (THB-LHB-TPB) – gg.lombok – TKS

Pada Festival kali ini kabarnya lebih meriah dari festival di tahun-tahun sebelumnya, bahkan tiket yang terjualpun sangat banyak sekitar 5000 tiket lebih, hal ini dapat kita simpulkan betapa meriahnya acara ini.

Share

2 thoughts on “Meriahnya Festival Cheng Ho Semarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.