Kenapa Orang Jaman Dulu Fotonya Miskin Senyum?

Berfoto merupakan hal yang dipakai untuk mengabadikan suatu momen dengan tujuan agar menjadi kenangan yang tak mudah terlupakan. Namun bisa kita lihat banyak sekali perbedaan mencolok antara foto orang jaman dahulu dan foto orang-orag pada saat ini. Selain warna foto yang disebabkan oleh media yang dipakai  perbedaan yang sangat mudah terlihat adalah gaya berfoto serta ekspresi mereka.

jadul1

Coba deh!! Kita perhatikan foto jaman sekarang gaya dan ekspresi berfoto bermacam-macam. Mulai jari bentuk symbol Peace, senyum tiga jari, bibir di monyong-monyongkan hingga hadang kepalanya juga ikut dimiringkan.

alay2  alay

Dan kita perhatikan pada foto-foto jadul jaman kakek nenek buyut kita berfoto atau kalau tidak punya perhatikan foto-foto pahlawan bangsa walaupun mereka memang berfoto untuk kegiatan formal tapi dari segi ekspresinya berbeda sekali dengan yang saat ini.  Bahkan hampir tidak ada orang yang tersenyum apalagi memonyongkan bibirnya. Kebanyakan mereka cendrung memasang wajah serius bahkan tanpa senyum, tampak tegang seolah seperti sedang ketakutan.

Orang jaman dahulu beranggapan jika waktu berfoto sampai tersenyum apalagi sampai kelihatan giginya itu menandakan tidak sopan. Bukan mereka tidak mau tersenyum tetapi tersenyum ala kadarnya senyum simpul kalau dalam bahasa gaulnya, hal ini berlaku terutama pada perempuan. Hal ini bertolak belakang sekali dengan keadaan saat ini, apalagi media yang mulai canggih yang selalu membuat mereka ketagihan Selfie.

Kamera pada jaman dahulu tak secanggih saat ini yang tinggal pencet langsung jadi. Peralatan yang super ribet penataan ini-itu yang harus di persiapkan, serta kamera bukanlah barang yang mudah dibawa kesana kemari jadi  hanya acara-acara resmi saja yang ada fotonya. Jadi untuk berfoto para mbah-mbah kita harus menunggu persiapan dari  fotografernya sehingga mereka capek menunggu persiapan itu dan ketika siap bunyi kamera dan flashnya  membuat mereka kaget. Jadi gak heran kalau kadang asa sebagian foto dari mereka yang melotot. Hehe..

jadul

 

Dan alasan yang paling mengejutkan sekali bahkan mbah kung ku sendiri pernah bilang. Kalau kita di foto umur kita akan berkurang dan jika berfoto tiga orang berjejeran maka orang yang tengah akan kehilangan bapaknya kalau cewek kalau cowok ibunya. Hmm… berfikir keras untuk hal ini, hubungannya apa ya???  Makanya jangan kaget kalau mbah-mbah buyut  kita jarang sekali ada fotonya paling hanya ada foto KTP saja.

Nah itulah alasannya kenapa orang jaman dahulu hasil fotonya tak seperti sekarang, bukan mereka lagi sariawan atau sakit gigi makany tidak mau tersenyum melainkan ada etikanya tersendiri.

 

Share

10 thoughts on “Kenapa Orang Jaman Dulu Fotonya Miskin Senyum?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *